Baruna Area Profile

Kalimantan Timur

Provinsi

Observasi lingkungan terbaru yang tersedia untuk wilayah ini, disajikan bersama perbandingan periode dan konteks luas administrasi.

Observasi saat ini

Tree Cover Loss

135.858,79 ha

1,07% dari luas wilayah administrasi

Periode
2025
Sebelumnya
123.193,34 ha
Tren
Meningkat

Tree Cover Loss bukan Official Indonesian Deforestation. Proporsi menggunakan luas administrasi, bukan luas hutan atau tutupan pohon awal.

Hotspots

10.064

79,3 hotspot per 1.000 km²

Periode
27 Sep 2026 – 26 Okt 2026
Sebelumnya
12.111
Tren
Menurun

Hotspot NASA FIRMS adalah observasi aktif api, bukan luas area terbakar terkonfirmasi. Kepadatan bukan ukuran risiko kebakaran.

Baruna Observation Index

BOI belum tersedia untuk tingkat administrasi ini.

Apa yang menonjol?

Tree cover loss meningkat, sementara aktivitas hotspot menurun dibanding periode sebelumnya.

Interpretasi bersifat deterministik dan observasional. Tidak menyatakan sebab-akibat, prediksi, atau penilaian lebih baik/buruk.

Riwayat Tree Cover Loss · 2001–2025

Nilai tahunan GFW Hansen; tahun yang tidak tersedia tetap kosong dan tidak dihitung sebagai nol.

Tahun aktif 2025: Kalimantan Timur · 135.858,79 ha

Kalimantan Timur

Nilai tertinggi teramati 341.874,58 ha pada 2016. Nilai terendah teramati 37.380,45 ha pada 2003. Rata-rata 137.211,26 ha berdasarkan 25 observasi tahunan valid.

Nilai 2025 lebih rendah daripada rata-rata tahunan 2001–2025.

Versi dataset: Hansen-GFC-2025-v1.13-Indonesia

Lihat data tahunan
Data tahunan Tree Cover Loss 2001–2025
TahunTree Cover Loss
200147.187,81 ha
200258.498,9 ha
200337.380,45 ha
200472.629,11 ha
200567.680,34 ha
2006129.763,51 ha
2007123.753,33 ha
2008106.513,06 ha
2009213.579,35 ha
2010107.913,09 ha
2011183.588,9 ha
2012259.983,5 ha
2013155.717,84 ha
2014225.030,48 ha
2015197.792,18 ha
2016341.874,58 ha
2017144.765,82 ha
2018159.370,6 ha
2019142.274,06 ha
202099.812,74 ha
202178.341,15 ha
202267.064,88 ha
2023150.713,6 ha
2024123.193,34 ha
2025135.858,79 ha

Periode

Tree Cover Loss
2025 dibanding 2024
Hotspots
30 hari data sumber terbaru: 27 Sep 2026 – 26 Okt 2026 dibanding 28 Agu 2026 – 26 Sep 2026

Sumber & metodologi

Identitas wilayah
Badan Informasi Geospasial (BIG) · kode 64