Baruna Area Profile

Daerah Istimewa Yogyakarta

Provinsi

Observasi lingkungan terbaru yang tersedia untuk wilayah ini, disajikan bersama perbandingan periode dan konteks luas administrasi.

Observasi saat ini

Tree Cover Loss

46,27 ha

0,01% dari luas wilayah administrasi

Periode
2025
Sebelumnya
158,98 ha
Tren
Menurun

Tree Cover Loss bukan Official Indonesian Deforestation. Proporsi menggunakan luas administrasi, bukan luas hutan atau tutupan pohon awal.

Hotspots

40

12,6 hotspot per 1.000 km²

Periode
14 Agu 2026 – 12 Sep 2026
Sebelumnya
30
Tren
Meningkat

Hotspot NASA FIRMS adalah observasi aktif api, bukan luas area terbakar terkonfirmasi. Kepadatan bukan ukuran risiko kebakaran.

Baruna Observation Index

BOI belum tersedia untuk tingkat administrasi ini.

Apa yang menonjol?

Tree cover loss menurun, sementara aktivitas hotspot meningkat dibanding periode sebelumnya.

Interpretasi bersifat deterministik dan observasional. Tidak menyatakan sebab-akibat, prediksi, atau penilaian lebih baik/buruk.

Riwayat Tree Cover Loss · 2001–2025

Nilai tahunan GFW Hansen; tahun hilang tidak dihitung sebagai nol.

Tahun aktif 2025: Daerah Istimewa Yogyakarta · 46,27 ha

Daerah Istimewa Yogyakarta

Puncak tahunan 2018 · 206,16 ha. Rata-rata tahunan 85,09 ha berdasarkan 25 observasi valid.

Nilai 2025 lebih rendah daripada rata-rata tahunan 2001–2025.

Lihat data tahunan
Data tahunan Tree Cover Loss 2001–2025
TahunTree Cover Loss
200184,46 ha
200234,07 ha
20036,71 ha
200473,85 ha
200516,16 ha
200664,78 ha
200721,27 ha
200828,89 ha
200926,68 ha
2010136,2 ha
2011172,77 ha
201268,06 ha
201350,45 ha
201478,87 ha
201556,61 ha
201693,82 ha
2017164,09 ha
2018206,16 ha
2019107,31 ha
202084,44 ha
202193,04 ha
202258,98 ha
2023194,32 ha
2024158,98 ha
202546,27 ha

Periode

Tree Cover Loss
2025 dibanding 2024
Hotspots
30 hari data sumber terbaru: 14 Agu 2026 – 12 Sep 2026 dibanding 15 Jul 2026 – 13 Agu 2026

Sumber & metodologi

Identitas wilayah
Badan Informasi Geospasial (BIG) · kode 34